Doa dan Dzikir

Category

Silsilah Fiqih Doa dan Dzikir No: 76 Pada pertemuan lalu kita telah membahas beberapa redaksi istighfar yang termaktub di dalam Hadits. Berikut kelanjutannya; Kesembilan: “اللَّهُمَّ اغْفِرْ لَنَا وَارْحَمْنَا وَتُبْ عَلَيْنَا إِنَّكَ أَنْتَ التَّوَّابُ الرَّحِيْمُ“ “ALLÔHUMMAGH FIRLANÂ WAR HAMNÂ WA TUB ‘ALAINÂ, INNAKA ANTAT TAWWÂBUR ROHÎM” (Ya Allâh, ampunilah kami dan sayangilah kami, serta terimalah taubat...
Read More
Silsilah Fiqih Doa dan Dzikir No: 75 Pada pertemuan lalu kita telah membahas beberapa redaksi istighfar yang termaktub di dalam al-Qur’an. Berikut ini beberapa redaksi istighfar yang disebutkan dalam Hadits; Keenam: “اللَّهُمَّ أَنْتَ رَبِّي لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ خَلَقْتَنِي، وَأَنَا عَبْدُكَ، وَأَنَا عَلَى عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ مَا اسْتَطَعْتُ. أَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا صَنَعْتُ، أَبُوءُ لَكَ...
Read More
Istighfar memiliki beberapa redaksi yang termaktub di dalam al-Qur’an dan Sunnah. Di antara redaksi istighfar yang disebutkan dalam al-Qur’an; Pertama: “ربَّنَا اغْفِرْ لَنَا ذُنُوبَنَا وَإِسْرَافَنَا فِي أَمْرِنَا، وَثَبِّتْ أَقْدَامَنَا، وانصُرْنَا عَلَى الْقَوْمِ الْكَافِرِينَ“. “Robbanâghfirlanâ dzunûbanâ wa isrôfanâ fî amrinâ, wa tsabbit aqdâmanâ, wanshurnâ ‘alal qoumil kâfirîn”. Artinya: “Wahai Rabb kami, ampunilah dosa-dosa kami dan tindakan-tindakan...
Read More
Silsilah Fiqih Doa dan Dzikir No: 66 Pada pertemuan lalu kita sudah mulai mengkaji beberapa nas yang menjelaskan keistimewaan kalimat hauqolah. Terutama nas-nas yang menyebutkan keistimewaan kalimat ini berbarengan dengan empat kalimat mulia lainnya, yakni tasbih, tahmid, tahlil dan takbir. Berikut kelanjutannya: Kalimat hauqolah merupakan salah satu amal salih yang berpahala abadi Allah ta’ala berfirman,...
Read More
Silsilah Fiqih Doa dan Dzikir No: 65 Di antara kalimat istimewa yang diajarkan di dalam agama kita adalah kalimat hauqolah, yakni kalimat lâ haula wa lâ quwwata illâ billâh. Terjemahannya: “Tidak ada daya dan kekuatan kecuali milik Allah”. Banyak nas yang menjelaskan keistimewaan kalimat mulia yang satu ini. Ada hadits-hadits yang menyebutkan keistimewaan kalimat ini...
Read More
Silsilah Fiqih Doa dan Dzikir No: 64 Sudah berlalu pembahasan tentang makna kalimat takbir. Bahwa maknanya adalah meyakini bahwa Allah subhanahu wa ta’ala itu dzat yang paling besar, tidak ada satupun yang lebih besar dari-Nya. Segala sesuatu yang besar, di sisi Allah akan terasa kecil. Keyakinan di atas seharusnya berkonsekwensi untuk melahirkan perilaku-perilaku baik dalam...
Read More
Silsilah Fiqih Doa dan Dzikir No: 63 Setelah kita membahas beberapa keistimewaan takbir, saatnya kita mengkaji makna dari kalimat mulia ini. Supaya dzikir kita berkualitas tinggi, sebab penuh dengan penghayatan. Kalimat takbir terjemahannya adalah: Allah Maha besar. Adapun maknanya adalah kita harus meyakini bahwa Allah subhanahu wa ta’ala itu dzat yang paling besar, tidak ada...
Read More
Silsilah Fiqih Doa dan Dzikir No: 62 Pada pertemuan yang telah lalu, kita sudah membahas beberapa keistimewaan kalimat takbir. Di mana kalimat mulia ini disyariatkan untuk senantiasa kita baca di dalam banyak ibadah. Antara lain setelah selesai puasa Ramadhan. Ketika ibadah haji dan di hari raya Idhul Adha. Juga di dalam shalat lima waktu. Di...
Read More
Oleh: Abdullah Zaen, Lc., MA   Istilah yang sering kita dengar adalah mati suri. Itu merupakan sebuah istilah untuk menjuluki kondisi di mana sesorang tampaknya mati, tetapi sebenarnya masih hidup. Adapun judul di atas; hidup suri adalah kebalikan mati suri. Itu adalah istilah yang kami buat sendiri untuk menjuluki orang yang tampaknya hidup, padahal sebenarnya...
Read More
1 8 9 10 11