Silsilah Fiqih Pendidikan Anak No 20: ANAK DAN RUKUN IMAN bag-2

Penjelasan tentang rukun iman dimulai dari rukun yang pertama, yaitu:

1. Beriman kepada Allah ta’ala.

Agar anak dapat melakukan penghambaan dengan benar kepada Penciptanya; maka hal pertama yang harus dilakukan adalah mendekatkan keberadaan Allah kepada jiwa dan pikirannya. Hal ini pada awalnya akan terkesan agak sulit karena memang sosok Allah yang tidak kasat mata mungkin tidak dapat dirasakan indra anak. Maka dari itu kita perlu melakukan pendekatan keterangan dengan cara mengenali keberadaan Allah dari makhluk ciptaan-Nya. Adanya bumi beserta isinya menunjukkan keberadaan Penciptanya. Keteraturan pergantian siang dan malam merupakan pertanda adanya Sang Pengatur. Begitu pula kesempurnaan semua sistem yang ada dalam tubuh manusia, seperti sistem pencernaan, pernafasan dan reproduksi, ini semua menunjukkan hal serupa.

Setelah meyakini tentang keberadaan Allah, maka hal berikutnya yang perlu kita transfer kepada anak adalah tiga poin penting mengenai iman kepada Allah. Yakni: (1). Rububiyah Allah. (2). Uluhiyyah-Nya. (3). Nama-nama dan sifat-Nya.

Read more

Silsilah Fiqih Pendidikan Anak No 19: Anak Dan Rukun Iman Bagian 1

Orang tua seyogyanya berusaha mengajarkan ilmu agama sendiri kepada anak-anaknya. Agar mereka benar-benar menjadi anak hakiki orang tuanya, bukan sekedar menjadi anak biologisnya. Supaya bisa merealisasikan hal tersebut, maka para orang tua harus mengetahui hal-hal prinsip yang perlu diajarkan kepada anak pertama kali. Dalam agama kita, tentu yang dijadikan prioritas adalah rukun iman dan rukun islam. Berikut sedikit penjabaran tentang rukun iman. Semoga bisa sedikit membantu para orang tua dalam proses transfer ilmu agama kepada buah hati mereka, amien.

Setiap bayi yang lahir, diciptakan Allah ta’ala di atas fitrah keimanan. Allah berfirman,

إِنِّى خَلَقْتُ عِبَادِى حُنَفَاءَ كُلَّهُمْ وَإِنَّهُمْ أَتَتْهُمُ الشَّيَاطِينُ فَاجْتَالَتْهُمْ عَنْ دِينِهِمْ وَحَرَّمَتْ عَلَيْهِمْ مَا أَحْلَلْتُ لَهُمْ وَأَمَرَتْهُمْ أَنْ يُشْرِكُوا بِى مَا لَمْ أُنْزِلْ بِهِ سُلْطَانًا

“Sesungguhnya Aku telah menciptakan hamba-hamba-Ku semuanya dalam keadaan lurus. Setelah itu datanglah setan-setan yang menggelincirkan mereka dari agama mereka dan mengharamkan atas mereka apa yang sebenarnya Allah halalkan bagi mereka. Juga menyuruh mereka agar menyekutukan Aku dengan sesuatu yang Aku tidak turunkan keterangan tentangnya”. HR. Muslim dari ‘Iyadh bin Himar radhiyallahu ‘anhu.

Read more

Silsilah Fiqih Pendidikan Anak No 19: ANAK DAN RUKUN IMAN bag-1*

Orang tua seyogyanya berusaha mengajarkan ilmu agama sendiri kepada anak-anaknya. Agar mereka benar-benar menjadi anak hakiki orang tuanya, bukan sekedar menjadi anak biologisnya. Supaya bisa merealisasikan hal tersebut, maka para orang tua harus mengetahui hal-hal prinsip yang perlu diajarkan kepada anak pertama kali. Dalam agama kita, tentu yang dijadikan prioritas adalah rukun iman dan rukun … Read more

Silsilah Fiqih Pendidikan Anak No 18: RUMAH, SEKOLAH ISTIMEWA ANAK*

Seringkali kita menjumpai sebagian orang tua yang manakala anaknya nakal, mereka langsung melontarkan tuduhan miring kepada pihak sekolahan. Menyalahkan para guru dan mencap mereka sebagai biang kerok kenakalan anaknya. Atau beralasan, “Anak saya nakal karena terpengaruh lingkungan pergaulan teman-temannya”.

Read more

Silsilah Fiqih Pendidikan Anak No 15: KARAKTER PENDIDIK SUKSES Bagian 6

Diantara karakter yang harus dimiliki pendidik: Lemah Lembut Inilah salah satu sifat yang dicintai Allah dan disukai oleh manutsia. Pada hakekatnya setiap jiwa menyukai kelembutan. Terlebih lagi jiwa anak yang masih polos dan lugu. Setiap anak sangat merindukan sosok pendidik yang ramah dan lemah lembut. Sebaliknya, jiwa si anak akan pobi dengan karakter pendidik yang … Read more

Silsilah Fiqih Pendidikan Anak No 14: KARAKTER PENDIDIK SUKSES Bagian -5

Diantara karakter yang harus dimiliki pendidik:

5. SABAR

Sabar merupakan salah satu syarat mutlak bagi mereka yang ingin berhasil mengarungi kehidupan di dunia. Kehidupan yang tidak lepas dari susah dan senang, sedih dan bahagia, musibah dan nikmat, menangis dan tertawa, sakit dan sehat, lapar dan kenyang, rugi dan untung, miskin dan kaya, serta mati dan hidup.

Read more

Silsilah Fiqih Pendidikan Anak No 13: KARAKTER PENDIDIK SUKSES bag-4*

Di antara karakter yang harus dimiliki pendidik:

  1. 4. BERTANGGUNG JAWAB

Anak merupakan salah satu karunia terbesar yang diberikan Allah kepada suatu rumah tangga. Sebuah keluarga tanpa anak, akan terasa amat sepi dan hambar. Kalau boleh diumpamakan, seperti masakan tanpa bumbu.

Betapa banyak orang yang menanti kehadiran si jabang bayi selama puluhan tahun, ternyata Allah belum berkenan untuk mengaruniakan sang buah hati. Karena hikmah yang diinginkan-Nya, yang barangkali salah satunya adalah orang tersebut dinilai Allah belum siap untuk menjadi bapak atau ibu.

Read more

Silsilah Fiqih Pendidikan Anak No 12: KARAKTER PENDIDIK SUKSES Bagian 3

Di antara karakter yang harus dimiliki pendidik:

  1. 3. KESALIHAN DIRI

Kita semua mempunyai keinginan dan cita-cita yang sama. Ingin agar keturunan kita menjadi anak yang salih dan salihah. Namun, terkadang kita lupa bahwa modal utama untuk mencapai cita-cita mulia tersebut ternyata adalah: kesalihan dan ketakwaan kita selaku orangtua. Alangkah lucunya, manakala kita berharap anak menjadi salih dan bertakwa, sedangkan kita sendiri berkubang dalam maksiat dan dosa!

Read more

Gotong Royong Berumah Tangga

Antara naik bus dan berumah tangga

Penulis yakin bahwa para pembaca sekalian pernah menaiki bus. Dan tentu masing-masing memiliki pengalaman yang berbeda. Mungkin ada yang pernah menaiki bus yang dikemudikan oleh supir yang ugal-ugalan, targetnya hanya mengejar setoran, tanpa memperhatikan keselamatan. Tentu saat itu Anda dipaksa untuk sport jantung, sembari tidak lupa untuk membasahi lisan dengan kalimat tahlil, sebagai bentuk persiapan jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Namun sebagai penumpang yang baik, tidak cukup hanya itu saja yang dilakukan. Anda perlu menegur sang sopir, supaya Anda-dan juga dia-tidak menjadi korban kecelakaan.

Selain itu tentu ada juga pengalaman indah, saat Anda disopiri oleh pengemudi yang santun dan mahir. Rasanya nikmat sekali perjalanan, hingga penumpang satu bus, termasuk Anda, terkantuk-kantuk. Akibatnya sopirnya pun tertular hawa kantuk. Dalam kondisi nyaman seperti ini pun, jika Anda tidak berperan aktif mengingatkan pak sopir, bisa jadi kenikmatan berkendaraan akan berbalik menjadi malapetaka yang mengerikan.

Begitulah ilustrasi tentang pentingnya kerjasama yang apik antara berbagai pihak yang berkepentingan, untuk meraih sebuah tujuan.

Read more