Silsilah Fiqih Pendidikan Anak No 15: KARAKTER PENDIDIK SUKSES Bagian 6

Diantara karakter yang harus dimiliki pendidik:

  1. Lemah Lembut

Inilah salah satu sifat yang dicintai Allah dan disukai oleh manutsia. Pada hakekatnya setiap jiwa menyukai kelembutan. Terlebih lagi jiwa anak yang masih polos dan lugu. Setiap anak sangat merindukan sosok pendidik yang ramah dan lemah lembut. Sebaliknya, jiwa si anak akan pobi dengan karakter pendidik yang kasar dan kejam. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam adalah sosok pendidik yang penuh kelembutan.

Sifat lemah lembut dalam mendidik anak akan mendatangkan banyak kebaikan. Sebaliknya, sikap kasar akan membawa keburukan. Di samping itu, sikap kasar dapate meninggalkan trauma dan memori buruk dalam jiwa dan ingatan anak.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,

إِنَّ اللَّهَ رَفِيقٌ يُحِبُّ الرِّفْقَ فِي الأَمْرِ كُلِّهِ

“Sesungguhnya Allah itu Maha Lembut dan menyukai kelemahlembutan dalam segala urusan”. HR. Bukhari dan Muslim dari Aisyah radhiyallahu ‘anha.

Beliau shallallahu ‘alaihi wasallam juga bersabda,

إِنَّ اللهَ رَفِيقٌ يُحِبُّ الرِّفْقَ، وَيُعْطِي عَلَى الرِّفْقِ مَا لَا يُعْطِي عَلَى الْعُنْفِ، وَمَا لَا يُعْطِي عَلَى مَا سِوَاهُ”

“Sesungguhnya Allah itu Maha Lembut dan menyukai kelemahlembutan. Dia akan memberikan kepada kelembutan apa yang tidak diberikan-Nya kepada kekasaran dan sesuatu yang tidak Dia berikan kepada selainnya”. HR. Muslim dari Aisyah radhiyallahu ‘anha.

Di lain kesempatan beliau menyampaikan,

إِنَّ الرِّفْقَ لَا يَكُونُ فِي شَيْءٍ إِلَّا زَانَهُ، وَلَا يُنْزَعُ مِنْ شَيْءٍ إِلَّا شَانَهُ

“Sesungguhnya segala sesuatu yang kemasukan sifat lemah lembut, pasti akan terlihat indah. Sebaliknya bila kehilangan sifat lemah lembut, pasti akan membuatnya buruk”. HR. Muslim dari Aisyah radhiyallahu ‘anha.

Sifat lemah lembut ini akan membuat anak menjadi nyaman dan lebih mudah dalam menerima pengajaran. Secara tidak langsung, sifat lemah lembut ini akan mewarnai karakter anak dan insyaAllah sifat ini dengan sendirinya akan menurun kepada dia. Jika demikian halnya, tentu orang pertama yang akan merasakan kebaikannya adalah kedua orang tua.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam

Leave a Comment