Surat terbuka untuk para istri (bagian 4): KITA PERLU BELAJAR DAN TERUS BELAJAR

“KITA PERLU BELAJAR DAN TERUS BELAJAR”

Para istri yang semoga senantiasa dirahmati Allah…

Ilmu laksana cahaya. Orang yang tidak memiliki ilmu akan hidup dalam kegelapan. Tidak mengetahui jalan manakah yang seharusnya ditempuh, juga tidak mengerti langkah apa yang diambil tatkala menghadapi masalah. Karena itulah kebutuhan kita terhadap ilmu melebihi kebutuhan kita akan makan dan minum.

Kebaikan hidup dunia dan akhirat hanya dapat diraih, salah satunya dengan ilmu agama. Rasulullah shallallahu‘alaihiwasallam menjelaskan,

“مَنْ يُرِدْ اللَّهُ بِهِ خَيْرًا يُفَقِّهْهُ فِي الدِّينِ”.

“Barang siapa yang Allah kehendaki untuknya kebaikan; niscaya Allah akan jadikan ia paham agamanya”. HR. Bukhari dan Muslim dari Mu’awiyah bin Abi Sufyan.

Demikian pula halnya kesuksesan dalam rumah tangga, tidak akan bisa diraih tanpa ilmu. Karena itu, jangan pernah berangan-angan bisa menjadi istri yang sukses, apabila  kita tidak mau belajar.

Masih banyak yang harus dipelajari, berapapun usia pernikahan kita. Kita perlu mempelajari bagaimana tuntunan agama berkaitan dengan kehidupan rumah tangga. Apa saja kewajiban yang harus dilaksanakan dan apa saja yang harus dihindarkan. Kita harus belajar bagaimana cara bermuamalah yang benar dengan suami, anak dan semua orang yang hidup bersama kita.

Alhamdulillah, sekarang telah banyak saran yang tersedia. Sudah banyak beredar buku-buku bimbingan hidup berumah tangga, majalah, kaset, cd serta vcd ceramah keagamaan dan lain sebagainya. Majlis taklim juga marak. Jangan pernah merasa malas menghadiri majlis penuh berkah itu, guna mendengarkan untaian nasehat nan berharga.

Bukalah wawasan berfikir dengan bergaul bersama teman-teman yang salihah. Pilihlah teman yang mendukung kita dalam menjalankan ajaran agama. Karena dari kawan yang salihah itu kita dapat mengaca. Ingat kita tak boleh ‘kuper’ (kurang pergaulan), tapi kita juga tak boleh jadi ‘koper’ (korban pergaulan)! Wallahu a’alam…

Oleh: Abdullah Zaen, Lc, MA

@Pesantren “Tunas Ilmu” Kedungwuluh Purbalingga, 28 Jumadal Ula 1432 / 2 Mei 2011


Diringkas dari buku “Surat Terbuka untuk Para Istri” karya Ummu Ihsan dan Abu Ihsan, penerbit Pustaka Darul Ilmi, Bogor (hal. 27-34).

Leave a Reply